Untuk melakukan
perpanjangan STNK kendaraan biasanya kamu harus mendatangi kantor
Samsat, dan mengikuti prosedur antri dari loket ke loket. Dan idealnya
membutuhkan waktu paling cepat 30 menit hingga 2 jam, tergantung apakah
antrian cukup panjang atau tidak. Saat ini kantor Samsat membuat layanan
perpanjangan STNK dengan cepat, hanya butuh waktu kurang lebih 5 menit
saja, bagaimana caranya? Caranya salah satunya kamu dapat berkunjung ke
kantor Samsat Daan Mogot, disana disediakan layanan Samsat Drive Thru.

Syaratnya adalah siapkan:
1. KTP/SIM asli
2. STNK asli
3. BPKB asli
4. Kendaraan Hadir
Disediakan dua jalur untuk kendaraan motor dan mobil.
Walaupun sebagian besar
sudah memahami apa itu Sensor Parking, namun kenyataannya tidak semua
mobil dilengkapi aksesoris ini. Yang namanya aksesoris ini terlihat
perlu tidak perlu, alias tidak begitu penting untuk dipergunakan. Tapi
nanti dulu, saat ini aksesoris sensor parking sudah bukan barang yang
harganya mahal, sudah begitu terjangkau bagi pengendara/pemilik
kendaraan mobil. Harga yang relatif murah ini menyediakan berbagai macam
pilihan.
Dengan adanya tambahan aksesoris Sensor Parking pada kendaraan mobil
kamu, kamu akan lebih mudah dan leluasa didalam mengendarai mobil kamu
khusus nya pada saat melaju mundur (baik untuk keperluan parkir atau
sekedar mundur). Dengan bantuan Sensor Parking kamu akan lebih cermat
untuk mengira-ngira seberapa dekat benda yang dekat dengan bemper
belakang mobil kamu. Sehingga dapat menghindar dari benturan atau
tabrakan dengan kendaraan dibelakang atau benda lainnya.
Beberapa tipe Sensor Parking ada yang menyediakan 2 titik mata untuk
diletakan di bemper belakang, namun ada juga yang menyediakan 4 titik
mata. Menurut penulis semakin banyak titik mata nya maka Sensor Parking
makin lebar daya serap dalam menyensor jarak. Setelah alat sensor
terpasang, maka cara kerjanya cukup mudah, pada saat kamu memasukkan
gigi mundur, maka sensor sudah bekerja. Alat sensor bermacam-macam
memberikan indikator, ada yang berupa indikator bar, ada juga indikator
berupa asumsi sisa jarak dengan benda dibelakang. Pada contoh dibawah
ini menggunakan sensor dengan indikator asumsi sisa jarak benda yang ada
dibelakang bemper.

Aksesoris Sensor Parking, memang terlihat tidak begitu penting, namun
apabila setelah terpasang dan kamu mencobanya, maka keberadaan Sensor
Parking pada kendaaran mobil kamu sangatlah berguna dan membantu kamu
dalam berkendara. Membuat kamu percaya diri didalam memundurkan
kendaraan kamu. Jangan ragu pasang aksesoris Sensor Parking pada
kendaraan kamu, bila belum memilikinya.
Bila kamu bosan dengan
penampilan interior kendaraan mobil kamu, kamu bisa menyulapnya menjadi
lebih menarik. Banyak aksesoris-aksesoris tersedia dipasaran untuk
mempercantik penampilan interior kendaraan mobil kamu. Mulai dari setir,
tongkat kopling, pedal, sarung jok dan sebagainya. Kualitas barangnya
pun beragam, ada yang terbuat dari bahan material biasa saja hingga
dengan material yang sangat mewah.

Berikut ini contoh bila setir dan tongkat kopling diganti dengan
aksesoris dengan material yang sangat baik. Banyak merek-merek terkenal
dan bagus menyediakan aksesoris tersebut, mulai dari Momo, Isotta, dll.
Pada gambar dibawah ini menggunakan Stir dan Tongkat Kopling merek
Isotta. Namun sebelum menggantikan dengan askesoris ini, perlu
diperhatikan apakah Setir dan Tongkat Kopling mobil kamu memang bisa
dilepas begitu saja, atau ada kaitannya dengan sambungan elektronik,
airbag, atau hal lainnya. Jangan sampai mengorbankan fungsi orisinil
bawaan dari kendaraan tersebut.

Yakinkan untuk mendapatkan barang asli, bukan aspal (asli tapi
palsu). Kita bisa mengetahui dari bahan materialnya dan harga. Sebagai
perbandingan untuk Setir merek Isotta, untuk barang aspal kamu bisa
dapatkan harga dikisaran 500rb, sedangkan barang Isotta yang asli
setidaknya kamu harus mengeluarkan minimal 2 juta untuk sebuah Setir
yang manis. Kamu dapat berkunjung ke toko-toko seperti Daytona untuk
mendapatkan barang yang asli.
Tibalah saatnya
kendaraan mobil kamu untuk mengganti ban dengan yang baru (biasanya umur
ban dengan penggunaan normal maka sekitar 1 – 2 tahun ban perlu diganti
karena sudah tipis), karena ban lama kamu sudah menjadi gundul. Dan
tibalah juga kamu tergoda untuk sekalian menggantikan velg lama kamu
dengan velg yang baru. Dengan mengganti velg disertai ban yang baru,
maka penampilan mobil kamu pun akan semakin menarik untuk diliat,
tentunya selain memperdulikan faktor keselamatan berkendara, karena
peranan ban dan velg pada laju kencang cukup penting.
Setelah kamu menggantikan dengan velg serta ban baru, maka sudah pasti yang harus lakukan adalah Balancing dan Spooring. Fungsi ban kamu di Balancing adalah
agar putaran ban mendapat hasil yang pas sehingga tidak menimbulkan
getaran pada saat berkendara (gejala yang paling dapat dirasa adalah
stir mobil kamu berasa getar). Fungsi kendaraan kamu di Spooring adalah agar posisi kendaraan kamu pada saat malaju lurus tidak serong ke kiri atau ke kanan.
Setelah dilakukan Balancing dan Spooring, tidak semua kendaraan
mendapat hasil akhir yang mulus. Setelah dijajaki dengan laju kecepatan
tinggi (setidaknya minimal 120km/jam) maka kita mulai merasakan stir
bergetar, semakin laju kendaraan ditambah maka semakin bertambah juga
getaran pada stir kamu. Bila hal seperti ini kamu dapati, maka jangan
panik, karena kamu harus melakukan setting sekali lagi yang terakhir
untuk mendapatkan hasil putaran ban yang pas. Yaitu dengan melakukan Finish Balance.
Tidak semua bengkel memiliki alat ini, pada umumnya bagi bengkel besar
dengan spesialis khusus ban dan velg baru akan memiliki alat ini.

Apa perbedaan Balancing biasa dengan Finish Balance? pada Balancing biasa
adalah ban ban+velg kendaraan kamu dilepas lalu dilakukan putaran
dengan alat khusus, dengan bantuan pemasakan sebilah timah-timah kecil,
maka putaran ban kamu akan mendapatkan hasil yang pas. Lalu pada Finish Balance
adalah ban+velg kamu tetap terpasang pada kendaraan kamu, lalu pada
kondisi seperti itu dilakukan penyetingan agar putaran ban mendapatkan
hasil yang pas juga. Alat Finish Balance dapat mendeteksi putaran ban
yang melekat pada body kendaraan kamu, sebab sumber getaran pada saat
melaju kencang bukan berasal dari ban saja, melainkan terkadang paduan
antara ban+velg tertentu yang tidak akur dengan body kendaraan.

Finish Balance
adalah langkah terakhir untuk men-setting penyempurnaan putaran ban.
Bila kamu sudah melakukan Finish Balance lalu kamu masih merasakan
getaran yang hebat pada stir kamu khususnya pada kecepatan tinggi, maka
bisa dipastikan ban atau velg baru tersebut tidak memenuhi standarisasi
atau cacat, sebaiknya ganti dengan yang baru. Sebagai patokan bila
kendaraan kamu hanya melaju antara 0 – 110 km/jam maka dengan Balancing
biasa sudah terpenuhi, akan tetapi bila kendaraan kamu sering melaju
pada kecepatan diatas 120 km/jam maka bila menemukan getaran pada stir
solusinya adalah Finish Balance.